05/09/2013 10:18:36 WIB

250 Peserta Ikuti Seminar dan Workshop Model Pembelajaran Pemahaman Al-Quran Terpadu

Kota Bekasi – Sebanyak 250 peserta guru-guru SD, SMP dan SMA PAI (Pendidikan Agama Islam) di Kota Bekasi mengikuti acara Seminar dan Workshop Model Pembelajaran Pemahaman Al-Quran Terpadu, Kamis, 5 September 2013.  

Bertempat di Gedung Balai Patriot, Komplek Kantor Walikota Bekasi, tujuan dilaksanakannya seminar dan workshop ini untuk merintis gerakan nasional Al-Quran di Indonesia dan mendorong instansi-instansi terkait khususnya guru-guru agama Islam untuk peningkatan mutu dan kualitas baik pemahaman maupun pengajaran.
 
Kata Ketua Penyelenggara Pelatihan Pemahaman Al-Quran Masjid Istiqlal H.Achamd Kholil, masih banyak anak-anak yang belum mendapatkan ilmu alat agar bisa memahami Al-Quran karena ilmu ini hanya bisa didapat di pondok pesantren. Bila belum paham berarti pengamalannya tidak mungkin menjadi baik, dan yang menjadi kendala sampai saat ini umat Islam di Indonesia tidak sampai 1 persen  yang paham Al-Quran.
 
“Setelah seminar ini akan ada tindak lanjut berupa diklat bagi guru-guru khususnya guru agama Islam untuk membangun pendidikan yang kreatif dan adanya perubahan paradigma pengajaran sistem yang lebih modern”, ujarnya.
 
Seminar ini rencananya akan dilaksanakan se-Indonesia, di Kota Bekasi sendiri yang hari ini di gelar merupakan seminar dan workshop yang ke-36 dari 540 kota yang akan melaksanakan seminar dan workshop model pembelajaran pemahaman Al-Quran terpadu.
 
Salah satu peserta, Abdulrahman berpesan seminar dan workshop seperti ini tidak hanya diberikan kepada guru agama Islam saja tapi juga guru umum karena ilmu Al-Quran sangat bermanfaat untuk kehidupan dunia – akhirat. (tim/ronz/foto:ronz)




 

 

KOMENTAR

blog comments powered by Disqus